Aku mengenalmu dari melalui dunia yang tak nyata. Dunia penuh khayalan, imajinasi, dan mimpi. Ya, dunia maya. Lebih tepatnya, dunia roleplay. Dari awal kita mention-an di aku roleplay, aku merasa kamu memang orang yang asik untuk diajak berteman. Aku hanya berpikiran bahwa kita hanya bisa menjadi teman waktu itu. Seiring berjalannya waktu, sejak aku meminta personal accountmu dan kaupun begitu, aku semakin merasakan bahwa aku semakin kepo terhadap sosok teman roleplay baruku ini. Siapa kamu, darimana asalmu, kelas berapa kamu... Ah aku ingin tau semuanya. Biarlah kamu mau bilang apa tentang sosokku yang kepo seperti ini. Ini juga karena aku ingin tau siapa teman baruku.Sampai akhirnya aku tau siapa kamu, walaupun hanya tau kalau kamu i...
Random thoughts, random feelings, random writings