Langsung ke konten utama

Welcome, November.


1 November 2013

     November telah datang. Berarti, aku akan memasuki masa-masa dimana aku lebih menyayangimu. Menyayangimu dengan tulus.
     

     Aku menyadari, bahwa menyayangi orang yang baru saja aku kenal itu sulit. Namun akan kucoba.
   

     Aku menyayangimu diam-diam. Karena aku takut, jika kamu tau, aku takut kamu akan menganggapku cewe aneh yang mencintai orang yang baru saja dikenal, baru saja dekat, bahkan tak pernah bertemu.


     Mungkin, memang aku ini aneh. Aku memang sangat aneh. Aku sayang kamu, kamu orang bener bener baru saja kemarin ku kenal. Tapi keanehanku itu, dipicu oleh sikapmu. Ya, sikapmu yang terlalu perhatian, terlalu membuatku berharap.
 

     Sungguh, aku bingung dengan perasaanku sendiri. Juga denganmu. Kadang, aku berfikir bahwa kamu hanya menganggapku sebagai adik atau teman. Tetapi, disisi lain, aku merasakan bahwa kau mempunyai rasa yang sama. Aku tak mau membiarkan diriku menciptakan harapan sendiri dengan berfikir bahwa kamu mempunyai rasa yang sama. Tapi, mau bagaimana lagi, hatiku tetap begitu.
 

     Sebenernya jika aku bisa, aku akan memberitahukan ini kepadamu. Tapi, aku tak bisa. Aku terlalu takut untuk mengambil resiko nantinya. Tetapi, aku cape memendam, terlalu cape.
     Di bulan November ini, aku berharap, kamu menyadari apa yang aku rasa. Amin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melepasmu..

Malam ini kamu datang menembus rintik-rintik hujan. Masih dengan senyuman yang sama ketika aku membuka pintu rumahku. Semilir angin menembus masuk mendahului kamu yang masih mematung disana, tersenyum ke arahku yang tak memberi senyum sedikit pun. Entah mengapa, malam ini terasa lebih beku dari biasanya. Kamu masih duduk di tempat yang sama, dengan tatapan yang sama. Dan aku pun masih menatapmu dengan mata yang sama dari raga yang sama. Hanya saja, kini aku menatapmu bukan sebagai orang yang memiliki dirimu, aku kini serpihan dari masa lalumu. "Akhirnya, aku dapat melihatmu" Begitu kamu berucap. Hatiku bersorak ketika aku mendengar perkataanmu itu. Tapi, entah mengapa, aku tak bisa mengucapkan apa pun. Semuanya tersendat. Seperti perasaanku padamu beberapa hari terakhir ini. Aku hanya bisa menatap lantai. Aku bisa merasakan bagaimana kamu terus menatapku, seolah kamu ingin menghapalkan seluruh detail wajahku agar kamu tak lupa saat nanti kamu lama tak melihatku. ...

Annisaa Mulyadi's Daily Routine

Hello good peeps! This is Annisaa writing from the bed. Di postingan blog kali ini agak lebih santai dan tidak menye-menye kaya biasanya yaa. So in this cheerful post, I am going to tell you qll things I do in a day straight! Dimulai dari bangun tidur, biasanya sih aku bangun tidur antara jam 5 sampai jam 6 pagi, tergantung alarm hpnya kedengeran di jam berapa 😆  Setelah bangun tidur, yang pasti aku buru buru langsung sholat subuh. Selesai sholat subuh, baru deh tiduran dikit lagi sambil scroll scroll Instagram sebentar, kadang ketiduran dikit. 10 menitan scroll Instagram, langsung deh aku melakukan ritual penghabisan air yaitu mandi. Gak pake lama, sat set war wer mandinya biar waktu make up nya gak kepotong banyak. Siap siap, pilih baju, make up, masuk masukin gadget dan charger ke tas trus siap berangkat! Seorang Annisaa punya kebiasaan buruk yaitu gapernah bisa sarapan pagi pagi, jadi langsung berangkat aja. Trus nanti dikantor baru deh jajan. Berangkat ke kantor bersama Lam...

Sial, Aku Jatuh Cinta.

       Aku mengenalmu dari melalui dunia yang tak nyata. Dunia penuh khayalan, imajinasi, dan mimpi. Ya, dunia maya. Lebih tepatnya, dunia roleplay.         Dari awal kita mention-an di aku roleplay, aku merasa kamu memang orang yang asik untuk diajak berteman.         Aku hanya berpikiran bahwa kita hanya bisa menjadi teman waktu itu.        Seiring berjalannya waktu, sejak aku meminta personal accountmu dan kaupun begitu, aku semakin merasakan bahwa aku semakin kepo terhadap sosok teman roleplay baruku ini.        Siapa kamu, darimana asalmu, kelas berapa kamu... Ah aku ingin tau semuanya.        Biarlah kamu mau bilang apa tentang sosokku yang kepo seperti ini. Ini juga karena aku ingin tau siapa teman baruku.Sampai akhirnya aku tau siapa kamu, walaupun hanya tau kalau kamu i...